PENGANTAR BISNIS
Kelas : 1EB21
Nama : NPM :
Dikzi Kuntoadhi 28212129
Emilia
Fery Serlita 22212485
Riza
Novia Dita Pertiwi 26212515
Virna
Dhestira Permana 27212607
Yunita
Rizky Wulandari 27212975
Universitas Gunadarma
Tahun 2012
TUGAS MINGGU KE 1
A. Buatlah suatu skema atau alur
pengertian bisnis dengan satu contoh kasus
usaha yang nyata !
Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual
barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba.
Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk”
dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk
mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan
bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan
meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah
bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka
berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya
bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya
atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar
kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan
dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang
menghasilkan keuntungan. Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan,
tergantung skupnya penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan
usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan
mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada
sektor pasar tertentu, misalnya “bisnis pertelevisian.” Penggunaan yang paling
luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia
barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi “bisnis” yang tepat masih menjadi bahan
perdebatan hingga saat ini.
contohnya :
Di Indonesia, Unilever bergerak dalam bidang produksi
sabun, deterjen, margarin, minyak sayur dan makanan yang terbuat dari susu, es
krim, makanan dan minuman dari teh, produk-produk kosmetik, dan produk rumah
tangga. Unilever
Indonesia didirikan pada 5 Desember 1933 sebagai Zeepfabrieken N.V. Lever. Pada
22 Juli 1980, nama perusahaan diubah menjadi PT Lever Brothers Indonesia dan
pada 30 Juni 1997, nama perusahaan diubah menjadi PT Unilever Indonesia Tbk.
Unilever Indonesia mendaftarkan 15% dari sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tahun 1981.dan mempunyai lebih dari 1000
supplier.
Unilever memiliki beberapa
perusahaan lain di Indonesia:
·
PT Anugrah Lever - didirikan
pada tahun 2000 dan bergerak di bidang pembuatan,
pengembangan, pemasaran dan penjualan kecap, saus cabe dan saus-saus lain
dengan merk dagang Bango, Parkiet dan Sakura dan merek-merek lain.
pengembangan, pemasaran dan penjualan kecap, saus cabe dan saus-saus lain
dengan merk dagang Bango, Parkiet dan Sakura dan merek-merek lain.
·
PT Technopia Lever - didirikan
pada tahun 2002 dan bergerak di bidang distribusi,
ekspor dan impor barang-barang dengan menggunakan merk dagang Domestos
Nomos.
ekspor dan impor barang-barang dengan menggunakan merk dagang Domestos
Nomos.
Strategi Promosi yang dapat dilakukan oleh PT. Unilever yaitu:
1.
Periklanan → semua bentuk penyajian nonpersonal dan promosi ide,
barang atau jasa yang dibayar oleh suatu sponsor tertentu.
barang atau jasa yang dibayar oleh suatu sponsor tertentu.
2.
Promosi
Penjualan → Berbagai insentif
jangka pendek untuk mendorong
keinginan mencoba atau membeli suatu produk atau jasa.
keinginan mencoba atau membeli suatu produk atau jasa.
3.
Hubungan
Masyarakat dan Publisitas →
berbagai program untuk
mempromosikan dan atau melindungi citra perusahaan atau produk
individualnya.
mempromosikan dan atau melindungi citra perusahaan atau produk
individualnya.
4.
Penjualan
Secara Pribadi → interaksi
langsung dengan satu calon
pembeli atau lebih untuk melakukan presentasi, menjawab pertanyaan, dan
menerima pesan
pembeli atau lebih untuk melakukan presentasi, menjawab pertanyaan, dan
menerima pesan
5.
Pemasaran
Langsung → penggunaan surat,
telepon, faksimili, e-mail,
dan alat penghubung non personal lain untuk berkomunikasi secara langsung
dengan atau mendapatkan tanggapan langsung dari pelanggan tertentu dan
calon pelanggan.
dan alat penghubung non personal lain untuk berkomunikasi secara langsung
dengan atau mendapatkan tanggapan langsung dari pelanggan tertentu dan
calon pelanggan.
B. Terangkan alasan manusia mengapa belajar bisnis dan
jelaskan
Setiap orang pasti mempunyai motivasi untuk menjadi
orang sukses. Dengan belajar bisnis ini dapat memotivasi seseorang akan
berusaha menggapai tujuannya sama seperti motivasi belajar jika seseorang ingin
menjadi orang yang sukses dalam bisnis maka seseorang itu harus punya motivasi
untuk belajar bisnis sehingga dengan motivasi belajar yang tinggi seseorang
akan tekun dan bekerja keras dalam belajar untuk menjadi orang yang sukses.
C. Sejak kapan bisnis itu muncul dan jelaskan
"proses memulai bisnis" itu berlangsung
sedikit demi sedikit sampai akhirnya berwujud bisnis atau sampai tercapai
kesuksesan. Proses yang saya maksud adalah sejak mulai terinspirasi untuk
memulai bisnis,kemudian muncul ide bisnis, memilih jenis bisnis tertentu,
merancang design bangunan/toko/usaha, survey pasar lingkungan setempat, sampai
akhirnya berkeyakinan dan dengan optimis melangkah kebentuk real dengan
meralisasikan rencananya itu dalam bentuk nyata, dengan ditandai dengan
"berani invest" atau keluar modal untuk membiyayai semua keperluan
yang dibutuhkan untuk jenis bisnis yang ia pilih, akhirnya jadilah bentuk usaha
itu.
Jenis-jenis Bisnis
·
Monopsoni
Monopsoni
adalah keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau
menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar
komoditas.Kondisi Monopsoni sering terjadi didaerah-daerah Perkebunan dan
industri hewan potong (ayam), sehingga posisi tawar menawar dalam harga bagi
petani adalah nonsen. Perlu diteliti lebih jauh dampak fenomena ini, apakah ada
faktor-faktor lain yang menyebabkan Monopsoni sehingga tingkat kesejahteraan
petani berpengaruh. Contohnya: hanya ada satu perusahaan yang menangani kereta
api di Indonesia yaitu, PT.KA.
·
Monopoli
Monopoli (dari
bahasa Yunani: monos, satu + polein, menjual) adalah
suatu bentuk pasar
di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada
pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai “monopolis”.
Sebagai penentu harga (price-maker),
seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan
jumlah barang yang akan diproduksi, semakin sedikit barang yang diproduksi,
semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian,
penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila
penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha
mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti) produk tersebut atau lebih
buruk lagi mencarinya di pasar gelap.
·
Oligopoli
Oligopoli
adalah adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa
perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari
sepuluh. Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai
bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka
dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha
promosi, iklan,
pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan
untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka. Praktek oligopoli umumnya
dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan
potensial untuk masuk kedalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan
oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat
maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas,
sehingga menyebabkan kompetisi harga diantara pelaku usaha yang melakukan
praktek oligopoli menjadi tidak ada. Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk
pada industri-industri yang memiliki capital
intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan
industri kertas.
·
Oligopsoni
Oligopsoni
adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan
atau menjadi pembeli tunggal atas barang atau jasa dalam suatu pasar komoditas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar